Tampilkan postingan dengan label Skripsi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skripsi. Tampilkan semua postingan

Rabu, Desember 26, 2012

Award Finalis TICA 2012

*Tulisan ini merupakan sambungan dari tulisan sebelumnya mengenai TICA 2012*

Beberapa pekan setelah pengumuman finalis dan juara dari TICA 2012, paket award dikirimkan kepada yang berhak menerimanya, salah satunya kepada saya. Pada awalnya, paket ini akan dikirimkan ke rumah para finalis. Akan tetapi, karena beberapa pertimbangan, akhirnya paket dikirimkan ke fakultas para finalis. Dalam kasus saya, paket dikirimkan ke Departemen Ilmu Komputer.

Paket ini berisi dua buah sertifikat, sebuah plakat, dan cinderamata khas dari Tokyo Institute of Technology. Salah satu dari sertifikat sudah disampaikan kepada dosen pembimbing. Adapun untuk plakat, menurut sang dosen, dibawa saja oleh saya.

Rabu, November 14, 2012

Finalis TICA 2012

Tokyo Tech Indonesia Commitment Award (TICA) 2012 telah sampai di akhir masa penjurian. Event yang diselenggarakan oleh PPI Tokodai ini merupakan ajang bagi para mahasiswa Indonesia untuk mempublikasikan tulisan — dalam hal ini tulisannya berupa paper — hasil penelitian yang mereka lakukan. Karenanya, syarat utama paper yang diikutkan dalam kompetisi ini adalah paper hasil penelitian mahasiswa, baik yang masih berstatus mahasiswa aktif atau yang lulus di tahun 2012.

Tanggal 10 November 2012 kemarin merupakan pengumuman pemenang dari kompetisi ini. Dari 125 paper yang diterima oleh panitia, terpilihlah sembilan judul paper sebagai finalis, yang selanjutnya akan dipilih tiga judul paper sebagai juara dari event ini. Dan, dari sembilan paper yang ditetapkan sebagai finalis TICA 2012, terselip sebuah judul paper seorang mahasiswa IPB.

Rabu, April 18, 2012

Judul Baru

Seperti yang sudah dipaparkan di tulisan sebelumnya, penelitian saya memerlukan judul yang baru. Hal ini disebabkan oleh ruang lingkup penelitian yang dipersempit oleh sang dosen pembimbing. Walhasil, perlu dicari judul baru yang sesuai dengan ruang lingkup penelitian saya yang baru.

Akhirnya hari itu datang juga. Selasa kemarin, 16 April 2012, ketika bimbingan dengan sang dosen pembimbing. Setelah bimbingan, saya menanyakan judul baru yang kira-kira cocok dengan penelitian saya. Dan judul baru yang ditetapkan oleh sang pembimbing adalah:

Minggu, April 08, 2012

(Menjelang) Ganti Judul

Judulnya ambigu? Sengaja :p
Lalu, apa yang judulnya diganti? Mengapa judulnya diganti? Baca terus tulisan ini :)

Melanjutkan dari tulisan ini, saat ini saya masih mengerjakan penelitian saya. Tetapi, dengan alur kerja yang sedikit berbeda dengan yang sebelumnya pernah dipikirkan ketika kolokium.

Pada awalnya, urutan pengerjaan penelitian saya secara umum adalah pembuatan model pengenalan aksara Sunda menggunakan klasifikasi Support Vector Machine (SVM), kemudian baru mengimplementasikan model tersebut pada aplikasi mobile. Pada fase pemodelan, saya mengerjakannya dengan bahasa pemrograman MATLAB. Kemudian model tersebut akan diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman Java, untuk platform Android. Untuk klasifikasi menggunakan SVM sendiri, sudah ada library pemrograman yang dapat digunakan, yaitu LibSVM. Library ini dapat digunakan untuk klasifikasi SVM dengan data yang memiliki beberapa kelas. Library ini dapat digunakan dalam beberapa bahasa pemrograman, seperti Java dan MATLAB.

OK, kembali ke laptop cerita.

Selasa, Januari 24, 2012

Kolokium

Sebelum melakukan penelitian, seluruh mahasiswa Ilmu Komputer tingkat akhir harus menjalani sebuah proses yang diberi nama kolokium. Kolokium merupakan seminar usulan penelitian. Dalam kolokium, akan disampaikan judul, latar belakang, tujuan, dan manfaat dari penelitian yang akan dilakukan. Selain itu, akan disampaikan pula metode yang akan digunakan dalam penelitian. Kegiatan ini dilakukan sejak tanggal 16 hingga 26 Januari 2012.

Alhamdulillah, saya sudah mempresentasikan usulan penelitian saya. Penelitian saya bertemakan pengenalan pola (pattern recognition), dan mengambil judul:
"Aplikasi Mobile Penerjemah Aksara Sunda Berbasis Augmented Reality Menggunakan Klasifikasi Support Vector Machine"

Dalam penelitian ini, akan dikembangkan sebuah aplikasi mobile yang dapat digunakan untuk "membaca" tulisan aksara Sunda tercetak, yang terdapat pada buku atau papan nama jalan, dan kemudian menerjemahkannya menjadi tulisan Latin.

Setelah membaca judul penelitian saya, mungkin pertanyaan-pertanyaan ini muncul di benak Anda:

1. Mengapa harus aplikasi mobile?
Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan sebuah ponsel tidak hanya berfungsi sebagai ponsel biasa, tetapi juga sebagai sebuah web browser, GPS, PDF reader, dan komputer mini. Teknologi ini biasa disebut dengan smart phone, dan sekarang perkembangannya sudah cukup pesat. Karenanya, proses komputasi dapat dilakukan hanya dengan sebuah ponsel.

2. Mengapa harus aksara Sunda?
Aksara Sunda merupakan salah satu peninggalan budaya Sunda. Aksara Sunda sudah dibakukan melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat nomor 434/Sk.614-Dis.Pk/99, dan dalam beberapa tahun ini sudah digunakan dalam kehidupan masyarakat Sunda, khususnya di Jawa Barat. Selain itu, aksara Sunda telah masuk ke dalam Unicode, dan masuk ke dalam daftar karakter Unicode versi 5.1 (sumber). Aksara Sunda digunakan dalam buku teks pelajaran, dan beberapa kota di Jawa Barat menggunakan aksara Sunda pada papan nama jalan, mendampingi tulisan Latinnya. Akan tetapi, tidak banyak orang yang mengerti dan memahami tulisan aksara Sunda, bahkan masyarakat Sunda sekalipun. Dengan dikembangkannya aplikasi ini, diharapkan dapat membantu menerjemahkan tulisan aksara Sunda.

3. Mengapa harus augmented reality?
Salah satu perkembangan teknologi pada aplikasi mobile adalah munculnya modul augmented reality. Dengan modul ini, suatu device dapat menampilkan tampilan realita dunia nyata untuk pengguna yang tertambahkan oleh computer-generated sensory input, seperti data suara, video, grafis, atau GPS (mashable.com). Dengan diterapkannya modul ini, diharapkan tulisan Latin yang terbaca dapat "digandengkan" dengan citra tulisan aksara Sundanya.

4. Mengapa harus Support Vector Machine?
Support Vector Machine (SVM) merupakan salah satu teknik yang biasa digunakan untuk klasifikasi. Teknik ini mencari sebuah bidang batas (hyperplane) yang dapat memisahkan data menjadi kelas tertentu yang dapat memaksimumkan margin, yaitu jarak antara data "terluar" dari masing-masing kelas dengan hyperplane. SVM dapat menangani baik masalah yang linear maupun yang nonlinear. Untuk menangani masalah nonlinear, digunakan fungsi kernel untuk memetakan data ke ruang ciri yang berdimensi lebih tinggi. Juga, dalam beberapa keterangan, disebutkan bahwa SVM digunakan dalam proses pengenalan karakter tulisan tangan (handwritten character recognition, HCR).
Keterangan lebih lanjut mengenai SVM salah satunya dapat dibaca di sini.

Demikian judul penelitian saya. Dari alokasi jadwal yang saya susun, rencananya penelitian ini akan selesai pada bulan April 2012. Do'akan saja, semoga bisa selesai tepat pada waktunya.. :)

Selasa, Desember 06, 2011

Kegalauan Mahasiswa Ilkom

Setelah lama tidak diurus ditinggalkan, akhirnya blog ini diisi lagi. Mengapa blog ini lama ditinggalkan oleh si empunya? Ada beberapa hal yang menyebabkan hal ini. Biasa lah, galau mahasiswa... *halah

Berbicara mengenai kegalauan, dalam tulisan ini saya mencoba untuk menguraikan beberapa kegalauan mahasiswa Ilkom angkatan saya dari tahun ke tahun. Sebenarnya, hal ini terinspirasi dari komentar seorang adik kelas di status adik kelasnya... :)
Secara garis besar, kegalauan kami dibagi menjadi beberapa level:
- Semester 1 & 2
- Semester 3
- Semester 4
- Semester 5
- Semester 6
- Liburan Semester 6
- Semester 7
- (prediksi) Semester 8 ke atas

Semester 1 & 2: Galau TPB
Bagi mahasiswa IPB, semester 1 & 2 merupakan masa Tingkat Persiapan Bersama (TPB). Dengan kata lain, masa "SMA kelas 4", karena beberapa mata kuliah yang diajarkan oleh dosen merupakan "review" dari materi semasa SMA.
Masih dalam masa TPB, dalam tahun pertamanya seuruh mahasiswa IPB diharapkan (kalau tidak mau dibilang "diwajibkan") untuk tinggal di asrama TPB. Sebagai konsekuensi dari tinggal di asrama, kami diwajibkan untuk mematuhi semua tata tertib asrama dan mengikuti semua acara asrama. Hal ini menimbulkan kegalauan tersendiri bagi sebagian dan/atau seluruh penghuni asrama. Dan hari-hari paling riweuh di asrama terjadi setidaknya tiga kali, yaitu ketika check in ke asrama, ketika menjelang libur Idul Fitri, dan ketika check out dari asrama.

Semester 3: Galau Minor
Saat-saat paling bersejarah, karena untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di departemen tercinta. *halah*
Sebagai mahasiswa IPB semester 3 dengan kurikulum mayor-minor, kami diharuskan untuk memilih minor, yaitu paket mata kuliah dari departemen lain. Ketika kuliah minor dilakukan, kita akan bergabung dengan mahasiswa dari departemen lain. Minor dianggap juga sebagai "keahlian tambahan", yang nantinya akan dipajang dituliskan pada ijazah.
Lalu, di mana galaunya? Pastinya galau terjadi ketika kami memilih minor. Ada beberapa kondisi yang mungkin terjadi, yaitu minor pilihan ternyata kurang diminati oleh teman sedepartemen, atau ada yang ikut-ikutan mengambil minor tertentu padahal minor tersebut tidak sesuai dengan pilihan hatinya. *eaaaa*

Semester 4: Galau Projek Kuliah
Semester 4 merupakan kali pertama diperkenalkan istilah "projek kuliah". Mata kuliah pertama yang mengenal istilah ini adalah matkul Basis Data. Dalam projek ini, mahasiswa diminta untuk membuat sebuah sistem basis data yang minimal dapat melakukan CRUD (Create, Read, Update, Delete). Mulai dari semester ini dan seterusnya, akan ada projek untuk mata kuliah tertentu.

Semester 5: Galau Projek Kuliah (Lanjutan) & Kepanitiaan
Di semester 5, jumlah mata kuliah yang mengadakan projek semakin banyak. Paling tidak ada 2 mata kuliah yang ada projeknya. Sebenarnya sih tidak terlalu menyulitkan. Akan tetapi, pada semester ini pekerjaan yang harus diselesaikan ditambahkan dengan kepanitiaan pada satu acara besar milik himpunan profesi kami, pun satu sub-acara dari acara besar milik BEM FMIPA.

Semester 6: Galau Projek Kuliah (Lanjutan) & Tempat PKL
Di semester 6, setidaknya ada 5 mata kuliah mayor yang harus diambil, dan 4 diantaranya mengadakan projek akhir. Yang lebih membuat "eneg", kelompok projek dari masing-masing matkul kadang berbeda. Tentunya masalah koordinasi dengan masing-masing anggota kelompok menjadi perhatian penting, selain masalah kemajuan projek.
Selain masalah projek, kami juga disibukkan dengan masalah pencarian tempat PKL "wannabe". Ya, selama jeda libur semester 6, kami yang telah memenuhi persyaratan melaksanakan PKL (Praktik Kerja Lapang) di instansi tertentu. Tempat yang menjadi tujuan PKL sebaiknya dicari sendiri oleh kami, otherwise kami akan ditempatkan secara semena-mena oleh Departemen.

Liburan Semester 6: Galau PKL
Akhirnya tiba masa-masa PKL. Hampir seluruh mahasiswa Ilkom 45 melaksanakan PKL di berbagai instansi yang tersebar di seantero Jabodetabek. Dalam PKL ini, ada beberapa topik permasalahan yang dihadapi oleh kami. Ada yang membangun sistem informasi kepegawaian, membuat program untuk dapat "berinteraksi" dengan mesin CNC, dan membangun program sesuai pesanan customer (bagi yang PKL-nya di instansi penyedia jasa pembuatan program).

Semester 7: Galau Laporan PKL, Projek Kuliah, & Topik Skripsi
Setelah melaksanakan PKL, tugas berikutnya adalah seminar PKL. Kegiatan ini menjadi sumber kegalauan tersendiri, karena ini merupakan seminar pertama kami, dan kami agak kerepotan dalam menghadapinya. Alhamdulillah, semua dapat melaksanakan seminrar pertamanya dengan baik.
Setelah seminar, kemudian pengumpulan laporan PKL. Sama seperti seminar, laporan menjadi sumber kegalauan. Hal ini lebih disebabkan karena teknis penulisan dan pengumpulannya yang agak "ribet".
Berikutnya, topik skripsi. Berhubung kami sudah semester 7, yang sebentar lagi harus hengkang dari kampus akan lulus *Aamiin*, maka kami perlu mengajukan topik untuk skripsi, plus dosen pembimbingnya. Setelah pengajuan topik & penentuan dosen pembimbing, dilanjutkan dengan kolokium a.k.a. presentasi awal. Yang terakhir ini adalah yang sedang "anget-anget"-nya. Malah, isu ini semakin "anget" dengan adanya projek kuliah, yang mau tak mau harus dikerjakan juga, dan UAS, yang akan dilaksanakan pada H+1 tahun baru..... :v :v

(prediksi) Semester 8 ke atas: Galau Skripsi
Untuk semester-semester berikutnya, mungkin akan lebih ke arah galau pengerjaan skripsi, seminar skripsi, sidang skripsi, dan wisuda. Kalau yang masih ada hutang kuliah, berarti ditambah juga dengan galau kuliah.

Yah, begitulah galau dari sebagian kami. Semoga dapat menginspirasi *?!*. Do'akan saja semoga kami cepat lulus, dan lulus di saat yang tepat... :D
Bagaimana dengan kisah Anda? :)