Selasa, Juni 30, 2009

Catatan Akhir Asrama... (?)

Tingkat Persiapan Bersama, alias Tingkat Paling Bahagia, atau terserah Anda mau bilang apa, tahun akademik 2008/2009 berakhir sudah. Resminya, sejak tanggal 27 Juni 2009 lalu, yaitu batas terakhir mahasiswa IPB angkatan 45 melakukan check out dari asrama TPB. Memang, jika dibandingkan dengan check out asrama angkatan 44,
angkatan kami bisa dibilang telat (kalau perlu, tambahan kata "sangat").

Mari kita segera beranjak kepada inti persoalan (yang sayangnya bukan nukleus)...

Pengumuman akan pengusiran check out-nya kami dari asrama TPB, yang isinya tentang "tetek-bengek" teknis check out, sudah beredar sejak bulan April. Singkat cerita, setelah dua bulan berlalu, akhirnya sampailah kita di acara utama.

Acara check out ini dibagi jadi 2 sesi, sesi lorong atas dan sesi lorong bawah. Tadinya, lorong atas bakal keluar tanggal 27 Juni, dan lorong bawah pada 28 Juni. Akhirnya, keputusan terakhir yang kami terima dari lokasi kejadian, untuk lorong atas keluar tanggal 26 Juni malam, dan lorong bawah tanggal 27 Juni. Sejak jauh-jauh hari, para penghuni asrama sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi hal ini, diantaranya mengepak barang yang bakal dipindah ke kostan/kontrakan, mindah-mindahin barang ke kostan/kontrakan, dan mengecek apakah ada barang yang masih tertinggal di asrama.

Sebelumnya, ada pembagian Indeks Prestasi Program, dengan kata lain rapor asrama. Dengan perincian yang sedemikian rupa, dketahui bahwa aku mendapat nilai akhir 59,8 dan huruf mutu C. Penasaran karena cuma dapat C, kutanya temanku berapa batas nilai B. Katanya, untuk dapat huruf B harus dapat nilai 60. Heu... T_T. Menyakitkan memang.

Tibalah pada hari H. Waktunya untuk check out. Berhubung aku tinggal di lorong bawah, maka aku check out tanggal 27 Juni. Aku datang ke asrama jam 9 pagi, setelah malam sebelumnya pindahan ke kostan kontrakan rumah. Sampai di asrama, kulihat kumpulan kasur dan bantal yang bergelimpangan bertumpukan di lobi, juga beberapa orang berseragam sebuah perusahaan yang ahli dalam pemberantasan hama. Tiba di asrama, acara check out untuk lorongku (lorong 5 gedung C1) belum dimulai, karena pihak yang berwenang masih menangani lorong lain.

Singkat cerita, acara check out untuk lorongku dimulai. Setelah melalui proses administrasi yang cukup belibet (baca: rumit), selesailah proses tersebut. Dalam proses tersebut, dihitung juga "denda" yang harus dibayarkan untuk penggantian fasilitas asrama yang rusak. Ternyata, aku, juga teman sekamarku, harus membayar sejumlah kurang lebih 43 ribu, yang katanya digunakan untuk mengganti lampu belajar dan dudukannya yang tempo hari diganti. Selesai "ditagih", aku diberikan surat bebas asrama, juga daftar tagihan.

Sekedar info, angkatan 46 yang masuk lewat jalur USMI dijadwalkan datang tanggal 29 Juni kemarin, dan mungkin langsung masuk asrama sejak kemarin. Inilah yang membuatku mengatakan, check out angkatan kami bisa dibilang telat.

Yah, demikianlah catatan akhir asrama (ga usah komentar tentang judulnya) dariku. Jika ingin membaca cerita yang lebih ringkas, baca juga yang ini. Untuk angkatan 46 yang baru datang ke asrama, kuucapkan selamat datang, dan semoga sukses.

Bersama di Asrama, Together to be Better....

Kamis, Juni 18, 2009

Menjelang UAS (Lagi?)

*ngeliat posting sebelumnya*
Baru selisih setengah jam...

*ngeliat 2 posting yang lalu*
Baru selisih setengah caturwulan...
(baca: selisih dua bulan)

Wow, ternyata saya udah ga nge-posting sejak dua bulan yang lalu. Ckckck...

_OOTmode:off_

Yah, akhirnya, setelah hampir sepuluh bulan "terjebak" dalam masa TPB yang keras menjemukan membosankan menyenangkan, tibalah kita di pengujung tahun pertama. Nah, tahun pertamaku di IPB ini akan diakhiri dengan sebuah acara puncak, yaitu pergi ke puncak UAS semester genap...

UAS semester genap ini akan berlangsung sejak tanggal 20 hingga 27 Juni 2009. Tetap dengan enam menu andalan, yang akan menemani enam hari kami bersamanya (UAS - pen).

Hampir bersamaan dengan UAS, di akhir bulan ini kami juga akan "diusir" dari asrama TPB-IPB, yang sekarang sudah mulai ditinggal oleh para penghuninya yang sekarang lebih memilih untuk bersantai di kostan dan kontrakan mereka...

Yah, semoga aku bisa melewati UAS semester ini dengan penuh kesuksesan, dan mendapat nilai terbaik, dan meninggalkan asrama dengan hati yang ikhlas (maksudnya?), dan... lain-lain.

Amin...

Tes...

Dicoba....

Satu...

Dua...

Tiga...

Kamis, April 30, 2009

Berlalu Juga...

Alhamdulillahi robbil 'alamin...
Setelah dua minggu yang sangat cukup melelahkan sekali, akhirnya berlalu juga UTS Semester Genap TPB. Kemarin adalah hari terakhir kami (aku dan teman sekelas) menjalani UTS, yang ditutup dengan Mata Kuliah (Matkul) Kimia.

Berbeda dengan "sajian" semester kemarin, kali ini kami "disuguhi" menu-menu andalan (eh?), yaitu sebagai berikut.

Hari pertama (22 April 2009): KALKULUS
Sajian pembuka UTS semester ini. Dengan komposisi 10 soal esai dengan tingkat kesulitan yang semakin bertambah, Matkul ini berbicara tentang turunan dan aplikasinya. Agak membuat pusing. Aku "terganjal" di nomer 8 & 10, tapi lolos di nomer 9 (loh?!). Soal boleh dibawa pulang.

Hari kedua (23 April 2009): EKONOMI UMUM
Terbagi atas 3 bagian: pilihan ganda, isian singkat, dan esai. Sejauh ini Matkul Ekum ini baru berbicara masalah ekonomi mikro. Tidak ada kesulitan berarti (sok iye...). Soal boleh dibawa pulang.

Hari ketiga (24 April 2009): BAHASA INDONESIA
Terdiri dari 5 bagian soal. Topik utamanya adalah penggunaan bahasa Indonesia sesuai EYD (Ejaan yang Disempurnakan), termasuk di dalamnya penulisan kalimat efektif, pemilihan kata yang sesuai dengan konteks kalimat (diksi), dll. Cukup membuat pusing. Soal boleh dibawa pulang.

Hari keempat (27 April 2009): BIOLOGI
Seperti biasa waktu di SMA, Matkul Biologi berisi banyak hafalan. Terdiri dari 4 bagian soal, pilihan ganda, pilihan... ("Pilih A jika pernyataan 1, 2, dan 3 benar, pilih B jika..."), benar-salah, dan isian singkat, Matkul ini cukup menyulitkan kami. Rasanya, waktu 2 jam yang diberikan untuk mengerjakan soal tidak cukup untuk menyelesaikan semua soal. Dan sayangnya, soal tidak boleh dibawa pulang (yaaah... penonton kecewa...).

Hari kelima (28 April 2009): AGAMA ISLAM
(Mungkin) satu-satunya UTS yang "menentramkan hari, menenangkan jiwa". Terdiri dari 3 bagian: pilihan ganda, isian singkat, dan esai. Cukup sulit untukku, karena aku tidak menghafal ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits-hadits yang sekiranya bakal keluar di UTS ini. Soal boleh dibawa pulang.

Hari keenam (29 April 2009): KIMIA
Final battle! Sajian penutup yang sangat "mengenyangkan" (emang makanan?). Digelar di Graha Widya Wisuda kemarin, para mahasiswa dari 20 kelas saling berlomba untuk meraih hasil terbaik dalam Matkul ini. Dengan komposisi 10 soal benar-salah, 50 soal pilihan ganda, dan 4 soal esai, Matkul ini benar-benar pas untuk menjadi "Final Stage" UTS ini. Sama seperti Biologi, cukup banyak hal yang harus dihafal, termasuk di dalamnya teori, rumus, dan konstanta. Sangat membuat pusing. Soal boleh dibawa pulang untuk kemudian disobek-sobek, dibakar, dijadikan bungkus kacang, dan diperlakukan secara semena-mena sebagai bentuk penindasan atas kertas dapat dipelajari lagi di kemudian hari.

Yah, itulah sepintas keadaan kami (khususnya aku) ketika UTS Semester Genap TPB 2008-2009 kemarin. Sekarang tinggal menunggu nilai. Semoga nilai yang kami dapat adalah nilai terbaik yang dapat kami raih. Amin...