(Tulisan ini merupakan bagian pertama dari catatan perjalanan ke Pulau Pramuka. Bagian berikutnya bisa diakses di sini)
Akhir pekan lalu (31 Agustus - 1 September 2013), saya bersama beberapa rekan kantor berkesempatan untuk berlibur di Pulau Pramuka, salah satu dari sekian banyak pulau di gugusan Kepulauan Seribu, Jakarta. Perjalanan ini memang sudah direncanakan sejak jauh hari, bahkan sejak sebelum bulan Ramadhan. Walaupun begitu, hampir saja saya melewatkan kesempatan ini, karena beberapa hari sebelumnya kondisi kesehatan saya agak menurun. Alhamdulillah, saat H-1 kondisi badan saya membaik, sehingga saya bisa ikut pergi berlibur. Selain karena acara ini sudah diagendakan sejak jauh hari, ada alasan lain mengapa acara ini cukup sayang untuk dilewatkan.
Kami beranggotakan 11 orang, terdiri dari 7 orang lelaki & 4 orang wanita. Kami berangkat dari 2 titik awal yang berbeda. Tim yang satu, beranggotakan 4 orang, berangkat dari stasiun Jakarta Kota, karena berangkat menggunakan KRL (saya masuk dalam tim ini), sementara tim yang lain berangkat dari Kebayoran. Rencananya, kami akan menumpang kapal tujuan Pulau Pramuka yang berangkat dari Muara Angke sekitar jam 07.30. Hal ini berarti saya harus mengejar KRL keberangkatan pertama dari Bogor, dengan jadwal berangkat jam 4 pagi.


